MEDAN, Sumutpost.id – Korwil PMPHI Sumut Melayat Ucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Prof Dr Syawal Gultom MPd.
“Turut Berdukacita dan Selamat jalan menuju rumah Allah SWT, Tulang (paman) Prof Dr Syawal Gultom M Pd di usia 64 thn,” ujar Kordinator Wilayah Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs Gandi Parapat atas meninggalnya tokoh pendidik/mantan Rektor Unimed, Prof Dr Syawal Gultom M.Pd.
“Perjuangan atau pengabdian Tulang sangat saya banggakan, termasuk perjuangan melawan penyakit yang menimpah tulang. Ribuan orang mendoakan Tulang agar sembuh dari penyakit, namun Allah SWT yang menentukan, bahwa tugas dan pengabdian Tulang sudah cukup, karena hidup kita di dumi ini terbatas dan Allah SWT yang menentukan”, lanjut Gandi Parapat saat melayat ke rumah duka (alm) Prof Dr Syawal Gultom M Pd.
Usai melayat, Gandi menyebut
karier Prof Dr Syawal Gultom M Pd cukup membanggakan dan jasanya untuk memanusiakan manusia. Rektor Unimed periode 2007-2011, Pejabat Eselon I di Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Gandi memuji kesederhanaan dan tanggungjawab cara menolong yang membutuhkan bantuan atau pertolongan dari (alm) Prof Dr Syawal Gultom dan itu sangat dibanggakan.
“Setiap membantu atau menolong, almarhum orang tidak pernah menghitung atau minta balas jasa.Ketulusan tulang Prof Dr Syawal Gultom membantu seseorang termasuk mahasiswa yang betul-betul membutuhkan pertolongan atau bantuan, kami menyakini tidak terhitung lagi”, sebut KorwilPMPHISumut itu.
“Andaikata bisa karena doa atau kekuatan manusia biar tulang Prof Dr Syawal Gultom bisa hidup dan sehat seperti biasa, pasti ribuan mendoakan. Namun tidak kehendak kita kehendak Allah SWT yang jadi”, sebutnya.
Untuk keluarga yang ditinggal, Gandi Parapat berharap kiranya cepat terhibur dan selalu sehat dalam lindungan Allah SWT. (msp)








