IKLAN

Dikejar Aparat, Kurir Buang 33 Ball Ganja, Mobil Toyota Rush Rentalan Ditinggal Kosong

kurir narkoba membuang puluhan ball daun ganja kering dibuang kurir di pinggir jalan Desa Padang Laru, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (11/4). (Ist/Sumutpost.id)

MADINA, Sumutpost.id – Diduga panik karena aksinya terendus aparat, seorang kurir narkoba membuang puluhan ball daun ganja kering di pinggir jalan Desa Padang Laru, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (11/4) sekira pukul 18.45 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika sebuah mobil Toyota Rush berwarna hitam datang dari arah Gunung Baringin. Sesampainya di lokasi, mobil itu tiba-tiba berhenti dan pengemudi membuang sejumlah karung goni ke bahu jalan sebelum melaju kembali menuju pusat kota.

BACA JUGA..  Ratusan Emak-Emak Gerebek Pondok Sarang Narkoba di Madina

“Mobil itu berhenti, lalu membuang barang dalam goni yang diduga berisi daun ganja kering,” ujar sumber dari pihak pemerintahan desa setempat.

Mengetahui hal tersebut, perangkat desa langsung mengamankan lokasi dan melapor ke polisi. Saat petugas membawa barang bukti menuju Polsek Panyabungan, di perjalanan tepatnya di Desa Darussalam, mereka menemukan mobil yang diduga digunakan pelaku sudah terparkir kosong di pinggir jalan tanpa pengemudi maupun penumpang.

BACA JUGA..  Hari Pertama Ops Patuh Toba 2024, Polres Tanah Karo Jaring 34 Septor

“Warga melihat pengemudi dan penumpang sudah turun dan pergi berjalan kaki menuju kota,” tambahnya.

Setelah diperiksa di kantor polisi, terbukti bahwa isi karung tersebut adalah daun ganja kering sebanyak 33 ball.

Sementara itu, pemilik jasa rental mobil mengaku sempat merasa curiga dengan kedua pria yang menyewa kendaraaan dua hari sebelumnya. Awalnya ia menolak, namun akhirnya menyetujui setelah mereka melengkapi administrasi.

BACA JUGA..  Keseringan Nonton Porno, Pria 17 Tahun Rudapaksa Ponakan Hingga Pendarahan

“Setelah mobil dibawa, saya merasa resah karena tahu kendaraan itu mengarah ke Panyabungan Timur,” ujar pemilik rental.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, mulai dari Kapolsek, Kasat Narkoba, hingga Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si, belum memberikan tanggapan resmi. Aparat saat ini masih mendalami kasus ini dan memburu keberadaan pelaku. (msp)