TAPSEL, Sumutpost.id – PT Agincourt Resources (AR) sebagai pengelola Tambang Emas Martabe, Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), tidak pernah kehabisan kegiatan sosial, kemasyarkatan dan keagamaan, yang langsung menyentuh lapisan masyarakat.
Salah satunya, Gema Ramadhan Martabe 2026. Ajng pengembangan bakat generasi muda di bidang keagamaan ini, resmi ditutup di Sopo Daganak, Kelurahan Aek Pining, Kecamatan Batangtoru, Sabtu (7/3/2026).
Management PT AR diwakili Manager Community Relations PTAR Masdar Muda Hasibuan menyebut, kegiatan bertema, ‘Berkah Ramadhan Bangkit Bersama Tambang Emas Martabe’ ini, digelar PT Agincourt Resources (PTAR), dengan menampilkan beragam lomba bernuansa Islami.
Disebut, walau saat ini PT AR tidak melaksanakan kegiatan operasional karena adanya penghentian sementara, Gema Ramadhan 2026 tetap dilaksanakan.
“Walaupun operasional perusahaan saat ini dihentikan sementara, kegiatan keagamaan seperti Gema Ramadhan ini tetap kami laksanakan secara konsisten sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat,” ucapnya seraya menyampaikan, atas nama perusahaan, turut merasa prihatin atas musibah yang dialami masyarakat dan berharap kondisi segera membaik.
“Kondisi saat ini dalam masa pemulihan. Kami berharap warga terdampak untuk tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan ini namun kegiatan sosial dan keagamaan tetap menjadi komitmen perusahaan kepada masyarakat, ” sebutnya.
Koordinator pelaksanaan kegiatan, Dedi Bugis merincikan kategori lomba kali ini. Yaitu, lomba ceramah (dakwah) da’i cilik, lomba azan subuh, mujawad, syahril Qur’an, khatib, serta hafalan Al-Qur’an (tahfiz).
“Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan ini. Gema Ramadhan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan potensi mereka di bidang keagamaan, ” tuturnya.
Dijelaskan, kegiatan berlangsung sejak 25 Januari hingga 5 Februari 2026 dan diikuti sebanyak 271 peserta dari berbagai kategori lomba. Peserta berasal dari Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru.
“Semoga menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan syiar Islam, ” terangnya
Camat Batangtoru Maratinggi Siregar, mengaku bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut meski masyarakat masih berada dalam kondisi pemulihan pasca bencana.
Disebut, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari pra Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Batangtoru, sekaligus menjadi sarana pembinaan generasi muda di bidang keagamaan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk memperdalam ilmu agama serta menumbuhkan semangat syiar Islam di tengah masyarakat Batangtoru dan sekitarnya, ” ungkapnya.
Fahmi Hidayat warga Desa Pardamean, Kecamatan Muara Batangtoru selaku Juara Pertama Lomba Azan Tingkat Remaja menyampaikan terima kasih pada PT AR yang menggelar lomba tersebut.
“Mudah-mudahan kegiatan ini digelar setiap tahun,” harapnya. (msp)







