IKLAN
DAERAH  

Program MBG di Deliserdang Serap 1.225 Tenaga Kerja, Mayoritas IRT dan Anak Muda

Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, melihat Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Nusantara Alam Abadi di Jalan Glugur Rimbun Diski, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Senin 8 September 2025. (Diskominfo Ds for Sumutpost.id)

DELISERDANG, Sumutpost.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto menunjukkan dampak positif di Kabupaten Deliserdang. Bahkan, program ini juga membuka peluang kerja bagi ribuan masyarakat setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Deliserdang, Norma Siagian SE MAP mengungkapkan, saat ini telah terbentuk 25 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di wilayahnya. Sedangkan yang sudah aktif sebanyak 20 SPPG. Dimana setiap SPPG mempekerjakan rata-rata 47 orang yang merupakan warga Deliserdang.

“Total tenaga kerja yang terserap sudah mencapai sekitar 1.225 orang. Mayoritas pekerjanya anak muda dan ibu rumah tangga (IRT), dengan prioritas warga setempat. Artinya, program ini berdampak nyata pada penyerapan tenaga kerja,” kata Norma Siagian, Selasa (22/9/25).

BACA JUGA..  Bhinneka Perkasa Jaya Permudah Pelaku Usaha Di Plaza Kuliner

Pekerja yang direkrut, tambah Norma, memiliki beragam tugas, mulai dari memasak, mendistribusikan makanan, memastikan peralatan makanan higienis, hingga tugas administrasi. Selain itu, seluruh tenaga kerja yang terlibat juga telah didaftarkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan agar terlindungi secara sosial.

“Disnaker memastikan seluruh pekerja SPPG terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Begitu SPPG terbentuk, kami langsung koordinasikan dengan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka senang hati bergabung, sehingga semua pekerja sudah terdaftar,” papar Norma.

BACA JUGA..  Musrenbang RPJMD Rumuskan Arah Pembangunan Deliserdang 5 Tahun ke Depan

Dijelaskannya, keberadaan SPPG bukan hanya membantu menekan angka pengangguran, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi lokal.

Hal ini sejalan dengan komitmen Bupati Deliserdang, H. Asri Ludin Tambunan untuk menghadirkan program yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Untuk keberlanjutan MBG ini, ke depannya kita bisa programkan untuk pelatihan. Di tahun ini program pelatihan itu memang belum ada, tapi menjadi masukan juga buat kita untuk membuat pelatihan di tahun 2026,” tuturnya.

BACA JUGA..  Darul Mursyid Berangkatkan Gurunya Naik Haji

Dengan semakin luasnya cakupan MBG, sebutnya, manfaat yang dirasakan masyarakat tidak hanya soal gizi, tetapi juga penciptaan lapangan kerja baru yang mampu mengurangi angka pengangguran.

“Rencananya di Deliserdang, potensi SPPG yang terbentuk lebih kurang 200 SPPG. Untuk saat ini baru 20 yang aktif. Tentunya MBG menjadi salah satu program nyata pemerintah yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tandas Norma Siagian. (msp)