BINJAI, Sumutpost.id – Tim Satreskrim Polres Binjai bergerak cepat mengungkap kematian wanita di salah satu kos di Jalan Tamtama, Kelurahan Satria Kota Binjai, kemarin. Satu terduga pelaku pembunuhnya diamankan.
Kanit Pidana umum (Pidum) Satreskrim Polres Binjai Ipda Benjamin Silaban, saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.
“Iya, sudah kami amankan bang,” ujarnya, Jumat dini hari 29 Agustus 2025.
Terkait motif pelaku, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut. “Untuk motifnya masih kami dalami. Nanti rilis resminya akan disampaikan melalui Kasi Humas Polres Binjai,” jelasnya.
Kasus pembunuhan yang sempat menggegerkan warga Binjai itu kini tengah ditangani serius oleh pihak kepolisian. Publik diimbau untuk menunggu keterangan resmi selanjutnya dari Polres Binjai.
Sebelumnya diberitakan, seorang wanita bernama Atmini alias Dewi (32) ditemukan tewas bersimbah darah di kosan Jalan Tamtama, Binjai Kota.
Keterangan keluarga, korban sempat menghilang selama 5 bulan.
“Dia memang dari Jakarta, di sana berjualan sama suaminya. Udah lima bulan tidak pulang. Anaknya ada dua, sekarang tinggal sama saya,” ucap kakak korban, Yana dengan mata sembab menahan tangis.
Yana mengenang terakhir kali Dewi berpamitan kepada anaknya sebelum menghilang.
Dia sempat tanya ke anaknya, ‘Adek mau ikut sama mamak atau sama ayah?’ terus anaknya jawab, ikut sama ayah,” kenangnya pilu.
Menurut keluarga, Dewi sempat tinggal bersama adiknya di kawasan KM 11 Diski sebelum tiba-tiba menghilang.
“Kami sudah sempat cari. Terakhir kami tahu, dia dijemput ojek online dari rumah. Setelah itu hilang, semua nomor dan akun medsosnya juga diblokir,” ungkap sang adik.
Kabar meninggalnya Dewi pertama kali sampai ke telinga keluarga lewat unggahan media sosial yang sempat membuat geger warga Binjai. (msp)







