IKLAN

UAS Hari Pertama Di UDA Berjalan Aman

Mahasiswa UDA mengikuti Ujian Akhir Semester. (Sumuang/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Ujian Akhir Semester (UAS) di Universitas Darma Agung (UDA) berjalan aman tanpa adanya unjuk rasa dari mahasiswa, Senin (21/7/2025). Kampus yang terletak di Jalan DR. TD. Pardede itu terlihat dipenuhi mahasiswa yang akan mengikuti ujian.

Pembantu Rektor 3 UDA, Zulkarnain Nasution menyebutkan, semua mahasiswa diijinkan untuk mengikuti UAS tanpa terkecuali.

“Instruksi dari Rektor Ibu Lilis S Gultom semua mahasiswa baik yang membayar uang kuliah ke kita maupun YPDA versi Hana Nelsri Kaban bahkan mahasiswa yang belum membayar uang kuliah boleh mengikuti UAS,” ujar Zulkarnain.

BACA JUGA..  Hardiknas 2026, Bupati Deli Serdang Paparkan Kondisi Pendidikan dan Langkah Pembenahan

Dia menambahkan pihaknya tidak menginginkan mahasiswa menjadi korban karena adanya konflik di yayasan.

Beberapa mahasiswa yang ditemui di lokasi kampus menyatakan rasa gembiranya karena selama ujian hari ini tidak ada kendala yang mereka hadapi. Namun, mereka juga mengutarakan kebingungannya jika dualisme di UDA tetap berlangsung.

“Kami punya 2 Rektor, Pembantu Rektor, Dekan dan yang lain semua ada di 2 pihak yang berbeda jadi mau mengurus sesuatu kami bingung mau ke yang mana,” ujar salah seorang mahasiswa dari luar kota Medan.

BACA JUGA..  Darul Mursyid Raih 28 Medali Olimpiade Martabe SO 2025

 

Ditanya solusi mengakhiri dualisme di yayasan, mahasiswa tersebut menganjurkan agar YPDA pimpinan Hana Nelsri Kaban bersabar hingga masa kepemimpinan YPDA Partahi berakhir.

“Kalau menurut kami pak, bu Hana bersabar saja hingga kepemimpinan pak Partahi berakhir. Konflik ini terjadi kan karena adanya YPDA versi mereka. Mereka yang diatas sana yang ribut, kami yang menderita,” ujarnya.

BACA JUGA..  Darul Mursyid TATAP TP 2025/2026

Pantauan wartawan di seputara kampus jaket kuning itu terlihat aman tanpa ada riak-riak dari mahasiswa. Seperti diberitakan sebelumnya, mahasiswa UDA beberapa hari belakangan ini kerap melakukan unjuk rasa di kampus untuk meminta kepastian dari pihak yayasan.

Mahasiswa UDA saat ini kebingungan dengan adanya yayasan tandingan yang dipimpin oleh Hana Nelsri Kaban. (msp)