IKLAN
DAERAH  

Polemik Pemkab Deliserdang dan Al Washliyah Berakhir Haru! Berurai Air Mata, Siswa SMPN 2 Galang: Terima Kasih Pak Gubernur, Pak Bupati!

Siswi SMPN 2 Galang, menangis haru saat dijumpai Gubernur Bobby Nasution pasca kesepakatan damai dicapai terkait polemik Pemkab Deliserdang dan Al Wasliyah. (Ist/Sumutpost.id)

GALANG, Sumutpost.id – Polemik bertahun-tahun antara Pemkab Deliserdang dan Al Wasliyah, akhirnya berakhir dengan damai dan haru. Semua kalangan terlebih murid, orangtua dan para guru senyum bahagia atas kebijaksanaan yang diambil para pejabat seperti Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta pengurus Al Wasliyah.

Air mata haru bercampur bahagia membasahi pipi para siswa SMPN 2 Galang, Desa Petumbukan, Kecamatan Galang. Setelah dua tahun terkatung-katung karena polemik antara Pemkab Deliserdang dan PD Al Jamiyatul Washliyah Deliserdang, mereka akhirnya bisa kembali bersekolah.

“Terima kasih Pak Gubernur! Terima kasih Pak Bupati!” ujar mereka dengan suara haru bercampur gembira memecah kekecewaan selama ini.

Kesepakatan damai itu tercapai dalam pertemuan di Aula Kantor Desa Petumbukan, Rabu 16 Juli 2025. Pertemuan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, Ketua PW Al Jamiyatul Washliyah Sumatera Utara, Dr H Dedi Iskandar Batubara MSP, dan Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan (via zoom) dan Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo.

BACA JUGA..  Pengukuhan Pengurus YSPM Tabagsel Pusat dan 22 Kecamatan Deliserdang

Kesepakatan ini mengakhiri polemik yang sempat membuat ratusan siswa cemas akan masa depan pendidikan mereka.

Lima poin kesepakatan dihasilkan:

Pertama: proses hibah gedung SMPN 2 Galang ke Al Washliyah akan dilanjutkan dalam dua tahun.

Kedua:  penggunaan gedung SMPN 2 Galang dan sekolah milik Al Washliyah akan dikelola bersama.

Ketiga: jam belajar pagi hari untuk kedua belah pihak, dengan supervisi Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.

Keempat: pembagian ruang kelas dan biaya operasional ditanggung masing-masing pihak.

BACA JUGA..  Dinas Lingkungan Hidup Deliserdang Memperingati HPSN 2025 di Galang

Kelima:  Pemprovsu akan membantu pembangunan gedung baru SMPN 2 Galang.

Gubernur Sumatera Utara menekankan pentingnya kerja sama untuk memajukan pendidikan, selaras dengan visi Presiden dalam program Asta Cita. “Istilahnya zaman dulu benang kusut, mengurai benang kusut. Kalau ditariknya kencang kali, benangnya bisa putus, kalau terlalu diulur makin kusut,” tegas Gubsu.

Dia juga memastikan, “Tolong semuanya di-clear-kan. Gedung yang ada di tanah Al Washliyah, itu digunakan Pemkab Deliserdang untuk dunia pendidikan juga. Jadi, bukan digunakan untuk yang lain, tapi digunakan untuk sekolah juga, yaitu SMP Negeri 2 Galang.” Gubsu juga menyarankan pengelolaan bersama, bukan pinjam pakai.

Bupati Deliserdang, yang mengikuti pertemuan via zoom, menyatakan Pemkab Deliserdang akan menghibahkan gedung sesuai peraturan yang berlaku. “Kami diterima Bapak Sekjen (Kemendagri), Bapak Tomsi, disepakatilah bahwa kami akan melaksanakan hibah sesuai peraturan yang berlaku,” ungkap Bupati.

BACA JUGA..  Dewan Pelindung Srikandi Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan: Perempuan Pencetak Pemimpin Masa Depan Bangsa

Dia berharap proses hibah selesai dalam dua tahun, agar siswa kelas 2 dan 3 bisa menyelesaikan pendidikan mereka.

Ketua PW Al Jamiyatul Washliyah Sumatera Utara, Dr Dedi Iskandar Batubara, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. “Saya kira, tawaran Pak Gubernur, saya terima kasih. Itu wise (bijaksana) sekali menurut saya. Sangat bijak, Pak Gubernur. Ini jujur saja, jangan bicara ego sektoral, ini bicara pendidikan, bicara masa depan anak bangsa,” tuturnya.

Ungkapan syukur dan terima kasih yang tulus dari dia dan para siswa menjadi penutup dari polemik panjang ini, membuka lembaran baru bagi pendidikan di Galang. (msp)