IKLAN IKLAN
DAERAH  

Bupati Tapsel: egistator Sumut dari Dapil 7 Ikut Berjuang Atasi Ruang Fiskal Terbatas

Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu saat menerima kunjungan 10 anggota DPRD Provinsi Sumut dari dapil 7, di Tapsel Rabu (9/7/2025). (Prokopim for Sumutpost.id)

TAPSEL, Sumutpost.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu meminta Anggota DPRD Sumut, khususnya dari Daerah Pemilihan (Dapil) 7 untuk memperjuangkan penambahan alokasi pembangunan dan transfer dana provinsi ke Tapsel.

Hal ini diutarakannya saat kunjungan 10 anggota DPRD Provinsi Sumut dari dapil 7, di Tapsel Rabu (9/7/2025).

Mereka adalah Aswin Parinduri, Derliana Siregar dan Syamsul Qamar dari Partai Golkar. Abdul Rahim Siregar (PKS), Roby Agusman Harahap (NasDem), Rahmat Rayyan Nasution (Gerindra), Syahrul Efendi Siregar (PDIP), Tondi Roni Tua (Demokrat), Muniruddin (PKB) dan Hermansyah Lubis (PAN).

BACA JUGA..  Terkait Jalan Provinsi Rusak di Tapsel, Gus: APBD Tapsel Tak Boleh Membangun Jalan Provinsi

Kunjungan dalam rangka pengawasan dan evaluasi Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPJP) APBD Provinsi Sumut tahun anggaran 2024 itu, juga telah dan akan dilaksanakan di empat pemerintahan daerah lainnya di Tabagsel.

Gus Irawan menegaskan, Tapsel sangat konsen pembangunan infrastruktur pertanian guna mendukung ketahanan pangan daerah. Tentu, program ini sejalan dengan program nasional yang tengah digencarkan pemerintah pusat.

BACA JUGA..  Anggota DPRD Deliserdang Sehat Herianto Sembiring Ketua Mamre Klasis Lubuk Pakam Periode 2025-2030

“Kami fokus memperkuat ketahanan pangan melalui infrastruktur pendukung. Kami sangat berharap dukungan pemerintah provinsi tetap maksimal, meski di tengah situasi sulit yang sama-sama kita rasakan,” terangnya.

Ketua rombongan DPRD Sumut, Roby Agusman, mengakui kondisi keuangan daerah cukup sulit di tengah kebijakan efisiensi anggaran secara nasional. Ia juga mengakui bahwa saat ini terjadi hambatan pencairan Dana Bagi Hasil (DBH) dan Barang Kena Pajak (BKP) dari Provinsi Sumatera Utara ke seluruh kabupaten/kota. Totalnya mencapai Rp2,8 triliun.

BACA JUGA..  Wali Kota Tanjungbalai Akan Perjuangkan Honorer Non ASN Yang Dirumahkan

Mereka telah mengunjungi Pemkab Padang Lawas Utara (Paluta), Padang Lawas (Palas), Pemko Padangsidimpuan dan selanjutnya akan ke Mandailing Natal (Madina). Diakuinya, semua pemerintah daerah mengeluhkan dan berharap hal yang sama dengan Tapsel.

“Aspirasi daerah akan kami tampung dan bahas dalam rapat paripurna mendatang,” ujarnya. (msp)