TAPSEL, Sumutpost.id – Perhelatan MTQ ke-57 Tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) telah usai. Para juara telah bersiap mewakili Tapsel ketingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Namun, Sumutpost.id mencoba mencari tau, tentang persiapan dan kiat apa saja yang diterapkan sehingga bisa jadi juara, khususnya peraih juara bidang Ulya Tafsir.
Pagi hari pada Kamis (8/5/2025) lalu, sekitar 3 jam perjalanan, awak media ini langsung menuju Batang Garut, Desa Parsuluman, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), rumah Hubban Albanna Pasaribu penerima Paket Umrah.
Namun, anak kedua dari 3 bersaudara dari Ahmad Benbela Pasaribu dan Erna Wati Ritonga ini, tidak ditemui ditempat sebab sedang berada di pesantren tempatnya menuntut ilmu.
“Sudah kembali ke pesantren,” ucap Ahmad Benbela Pasaribu, 48 tahun.
Disebut, pada MTQ 2024 yang diselenggarakan di Sipirok, putra keduanya itu juga menjadi peraih juara pertama pada cabang yang sama.
“Tetapi dia tidak beruntung untuk mendapatkan hadiah umrah kala itu,” ucapnya.
Terkait strategi dan kiat yang diterapkan anaknya sehingga bisa meraih juara, Benbela menyebut tidak ada kiat dan strategi khusus. Hanya saja, sejak dini selalu diarahkan dan ditekankan, untuk tekun dalam belajar khususnya dibidang keagamaan.
“Faktor keturunan mungkin ada. Sebab, opung (kakek)nya Malim Syariat Pasaribu merupakan ulama terkenal dimasa hidupnya. Sehingga, dalam kehidupan sehari-hari kami sudah terbiasa dengan aturan dan ajaran agama yang ketat. Sehingga, terhadap anak-anak pun kami terapkan pola yang sama,” ungkapnya, seraya menyampaikan, sejak dini memang ketiga anaknya telah dipersiapkan menjadi ulama dimasa mendatang.
“Setidaknya mereka mengetahui ilmu dan hukum dalam agama, sehingga hidupnya tidak lari dari ajaran ajaran agama dimasa depan,” ungkap Benbela.
Disampaikan, bentuk keseriusannya dalam mengkader Hubban Albanna menjadi ulama, diantaranya menyekolahkan anaknya setingkat SD di Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) Sipagimbar. Dan saat ini menuntut ilmu di Pesantren Tahfidz Wadi Al’quran, Batang Bahal, Kota Padang Sidimpuan, Kelas 2 Aliyah.
“Tahun 2019 saat masih di MIN (SD), Hubban Albanna sudah pernah menjadi utusan Sumatra Utara untuk tingkat Nasional dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) bidang Matematika dan berhasil mengharumkan nama Sumatera Utara. Karena satu satunya dari kontingen yang berhasil meraih Medali Emas, kala itu,” kènangnya sambil menyebut, setelah tamat dari Aliyah Hubban Albanna ingin meneruskan kuliah di Al Azhar, Mesir.
Benbela Pasaribu: Semoga Tambang Emas Martabe Semakin Sukses
Pada pertemuan itu, Benbela juga menyampaikan terima kasih pada pemerintah dan juga Tambang Emas Martabe yang telah menyediakan paket umrah untuk juara MTQ ke-57. Tentu, umrah ini sangat membanggakan dan menjadi motivasi bagi anaknya.
“Pas pula paket umrah yang diterima Hubban Albanna berasal dari Tambang Mas Martabe, Batangtoru. Semoga Tambang Emas Martabe semakin sukses dan terus peduli pada potensi daerah, terutama generasi muda berprestasi,” ungkapnya.
Ditempat lain, Manager Community Relations Agincourt Resources, Masdar Muda menyebut, manajemen Tambang Emas Martabe atau PT Agincourt Resources (AR), tentu sangat bangga dan bersyukur dapat berkontribusi dalam mendukung prestasi generasi muda yang telah mengharumkan nama daerah, khususnya melalui ajang MTQ ke-57 Tingkat Kabupaten Tapsel.
“Pemberian bantuan paket umrah ini merupakan bentuk apresiasi kami terhadap dedikasi, kerja keras, dan semangat religius yang telah ditunjukkan oleh para juara,” ucapnya.
Diharap, bantuan ini tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas pencapaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dan kami terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan-kegiatan positif yang membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya bidang keagamaan. Semoga perjalanan ibadah umrah ini menjadi pengalaman spiritual yang berharga dan membawa keberkahan bagi para penerima,” ungkapnya mengakhiri. (msp)







