IKLAN

Polrestabes Medan dan Polda Sumut Tangkap Kawanan Perampok Bersenpi, 3 Pelaku Ditembak

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan bersama PJU menggelar press rilis pengungkapan kasus perampokan bersenpi, Senin (10/2). (HO/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Tim Polrestabes Medan dibantu Polda Sumut berhasil mengungkap kasus perampokan yang terjadi di Kompleks Cemara Hijau, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

Dari pengungkapan itu polisi menangkap sebanyak tujuh orang pelaku dimana tiga orang terpaksa diberikan tindakan tegas terukur karena berusaha melakukan perlawanan.

Ketujuh pelaku perampokan yang ditangkap itu berinisial AH, AAR, RL, MJA, L, FP dan AW merupakan pecatan TNI. Dari tangan pelaku disita tiga pucuk senjata api, uang tunai, BPKB, mobil, amunisi, brankas serta lainnya.

BACA JUGA..  Bobby Nasution: Narkoba Sumber Masalah Kriminalitas, Berantas tak Pandang Bulu

“Kasus perampokan ini terjadi pada 17 Januari 2025 lalu bahwa korban bermarga Sihombing melapor ke Mapolsek Medan Tembung bahwa rumah yang berada di Kompleks Cemara Hijau telah dibobol kawanan perampok,” ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Senin (10/2).

Ia menjelaskan, personel Sat Reskrim Polrestabes Medan bersama Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut dipimpin Kompol Jama Purba setelah menerima laporan korban melakukan serangkaian penyelidikan dengan melakukan olah TKP.

BACA JUGA..  Dinihari Tadi Puluhan Geng Motor Bentrok di Jalan Kualanamu, 1 Remaja Berseragam SMA Tewas Ditempat

“Dari hasil penyelidikan diketahui kawanan pelaku berada di Sukabumi hendak melakukan aksi perampokan dan berhasil ditangkap personel gabungan tersebut,” jelasnya berdasarkan pemeriksaan para pelaku saat menjalankan aksinya menggunakan senjata api.

“Modusnya para pelaku mengincar rumah yang berada di dalam area kompleks ditinggal penghuninya lalu menggasak harta benda seperti perhiasan, BPKB, uang tunai ditaksir mencapai Rp1 miliar yang disimpan dalam brankas,” ujar mantan Kapolres Metro Jakarta Utara tersebut.

BACA JUGA..  Viral PNS Beli Bensin Cuma Rp10 Ribu, Pertamina: Jangan Becanda di SPBU

Gidion menerangkan, kawanan perampok yang ditangkap itu merupakan spesialis pelaku kejahatan antar provinsi yakni Sumatera Utara, Lampung, serta Jawa. Terhadap para pelaku sudah ditahan di Mapolrestabes Medan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Untuk barang bukti senjata api dibeli pelaku di kawasan Lampung secara ilegal untuk melakukan aksi perampokan. Atas perbuatannya mereka terancam hukuman tujuh tahun penjara,” pungkasnya. (msp)