IKLAN

MEDAN  

PDAM Tirtanadi Medan Bicara Soal Air Terbuang Ke Sungai Denai, Dedi: Itu Air Parit

Perumda Tirtanadi Medan. (Ist/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang (Kacab) Perumda Tirtanadi Cabang Medan Denai, Dedi Gusman klarifikasi adanya pemberitaan disalah satu media online yang menyebutkan Air Perumda Tirtanadi Terbuang ke Sungai Denai.

Dedi Gusman menjelaskan bahwa yang terjadi sebenarnya adalah air dari parit drainase di Jl Panglima Denai, Jermal 2 Kota Medan yang terbuang ke Sungai Denai, namun dianggap sebagian warga merupakan air yang diproduksi oleh Perumda Tirtanadi.

“Setelah tim Divisi Transmisi Distribusi (Trandis), tim produksi, tim laboratorium dan tim Cabang Medan Denai turun ke lapangan mencari dan menyisir titik kebocoran tidak ditemukan kebocoran pipa,” kata Plt Kacab Medan Denai Perumda Tirtanadi Dedi Gusman melalui telepon selularnya, Senin (21/9/2026).

Dikatakan Dedi Gusman penyisiran mencari titik kebocoran dilaksanakan pada Agustus dan awal September 2026 yang lalu namun tim tidak menemukan adanya kebocoran pada pipa di Cabang Medan Denai seperti yang diberitakan pada media online tersebut.

BACA JUGA..  Ruangan Rumah Sakit Full Bukan Berarti Pasien Tidak Dilayani, Rekan Indonesia: Dinkes Punya PR Urgent!

“Kami sangat berterimakasih atas pemberitaan maupun informasi dari teman – teman wartawan tentang air yang mengalir dari parit ke sungai Denai, namun setelah diperiksa seluruh pipa Cabang Medan Denai bersama tim, kami tidak menemukan adanya kebocoran pipa,” ujar Dedi Gusman.

Menurut Dedi Gusman seluruh pipa yang ada di cabang Medan Denai hingga saat ini masih dalam kondisi baik tidak terdapat kebocoran sehingga masyarakat pelanggan masih memakai air dengan baik di rumah.

Dedi Gusman berharap kepada masyarakat pelanggan apabila mendapatkan air yang tidak sesuai dapat melaporkan secara langsung ke Kantor Cabang Perumda Tirtanadi Medan Denai untuk mendapatkan perbaikan.

Bukan Air dari Perumda Tirtanadi

Sementara Kepala Unit Laboratorium Perumda Tirtanadi Rina Melati memastikan bahwa air yang keluar dari parit dan mengalir ke sungai Denai dipastikan bukan air yang diproduksi dari Perumda Tirtanadi.

Menurut Rina setelah dilakukan pemeriksaan di laboratorium Perumda Tirtanadi berdasarkan sampel dari air parit yang keluar ke sungai Denai tersebut bahwa Daya Hantar Listrik (DHL) yang terkandung pada air tersebut adalah 356 ms/cm sementara air dari Perumda Tirtanadi kandungan DHL nya 160 ms/cm.

BACA JUGA..  Diskominfo Sumut Semarakkan HUT ke-81 RI, Pererat Kebersamaan Lewat Beragam Lomba

“Setelah kami periksa di laboratorium Tirtanadi DHL nya tinggi jadi dipastikan bukan air dari produksi Tirtanadi,” ujar Rina Melati.

PMPHI Sumut: Dirut DPAM Tirtanadi Masih Bungkam Atas Dua Surat Kita

Terpisah, kordinator wilayah Sumut Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI), Drs Gandi Parapat mengatakan, bahwa Direktur Utama (Dirut) Perumda PDAM Tirtanadi, Adrian Surbakti, hingga saat ini belum merespon dua surat audiensi yang sudah dilayangkan PMPHI terkait air yang terbuang ke Sungai Denai.

Diketahui, PMPHI Sumut telah dua kali bersurat kepada Direktur Utaram PDAM Tirtanadi, Adrian Surbakti. Surat pertama dilayangkan pada 24 Agustus lalu dan surat kedua pada 23 September 2026 kemarin.

BACA JUGA..  Pemprov Sumut Siapkan Rp67,5 Miliar untuk Bantuan Rumah Ibadah

“Kita sudah dua kali bersurat kepada Dirut Adrian Surbakti. Di dalam surat audiensi, kita ingin mengetahui secara pasti apakah air yang mengalir ke Sungai Denai yang menurut masyarakat itu milik PDAM Tirtanadi atau bukan”, kata Gandi Parapat.

“Sikap diam Dirut Adrian Surbakti sangat tidak mendukung program pak Presiden Prabowo dan Gubernur Bobby Nasution. Kita lihat bagaimana Gubernur Bobby dengan sangat cepat menanggapi setiap keluhan, masukan baik dari perorangan masyarakat maupun dari organisasi atau kelembagaan,” cetus Gandi Parapat kepada media, Kamis 24 September 2026.

Masih Gandi, katanya, pihaknya masih munggu respon Dirut Adrian Surbakti atas surat kedua yang mereka layangkan kemarin. Bila Dirut Adrian Surbakti tetap diam, pihaknya berencana akan menyampaikan hal ini ke Gubernur.

“Kita masih menunggu responnya. Bila tetap dingin seperti ini, PMPHI Sumut berkemungkinan akan menyampaikan hal ini kepada pak Bobby Nasution,” pungkas Gandi Parapat. (msp)