IKLAN

Ngebut Ngantar Anak Sekolah, Tukang Jamu Tewas Tabrak Pohon di Ngumban Surbakti

Sepeda motor korban masih berada di lokasi kejadian yang dikerumuni warga. (Ist/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Seorang wanita bernama Sutiani (pedagang jamu) menabrak pohon yang ada di bahu Jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Selasa (3/2/2026) pagi.

Akibatnya, pengendara sepeda motor Yamaha NMAX BK 2060 AMH, ini tewas di lokasi kejadian. Sementara dua anaknya, M Raditya Pradipta dan Bellfania Aerilyn Aqila menderita luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Bina Kasih.

BACA JUGA..  Diduga Rem Blong, Bus ALS Kecelakaan Tunggal 12 Orang Meninggal Dunia

Kanit Lantas Polsek Sunggal, Iptu Jefriadi Silaban, menerangkan bahwa korban diduga hendak mengantar anaknya ke sekolah.

Sutiani mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dari arah Simpang Pos menuju Simpang Pemda. Tepat di depan Studio Laundry, sepeda motor yang dikemudikannya oleng ke kiri dan menabrak pohon yang berada di bahu jalan.

BACA JUGA..  Kereta Api Tabrak Honda Mobilio di Deliserdang, 1 Tewas 2 Luka

“Sepeda motor masuk ke parit. Dua anaknya yang dibonceng mengalami luka-luka,” ucapnya.

Melihat kejadian itu, warga mengevakuasi kedua anak Sutiani ke rumah sakit. Sementara perempuan yang sehari-hari berjualan jamu itu terlihat sudah tak bergerak pasca kecelakaan.

“Saat kita tiba di lokasi, pengendara sudah tewas. Sepeda motor juga sudah diangkat warga dari parit. Sedangkan anaknya dibawa ke rumah sakit,” tuturnya.

BACA JUGA..  4000 Ayam Broiler Hangus, Kandang PT Induk Jaya Java di Binjai Selatan Dilalap Api

Menurut salah seorang tetangganya, Sutiani sebelumnya tinggal di Jalan Garuda, Medan Sunggal. Namun, keluarganya pindah ke kawasan Namorambe beberapa waktu lalu.

“Jadi, setiap pagi ibu ini (Sutiani) mengantar anaknya sekolah ke daerah Sunggal sejak pindah rumah. Anaknya nggak pindah sekolah,” kata Yoga. (msp)