IKLAN

Pasangan Lansia Sedang Cari Botot Dibegal, Leher Dikalungi Celurit

Kakek Buang dan Nenek Inem, korban pembegalan saat mencari botot Minggu subuh kemarin. (Ist/Sumutpost.id)

DELISERDANG, Sumutpost.id – Para pelaku begal semakin meraja lela. Kali ini sepadang kakek dan nenek pencari barang bekas (botot) warga Jalan Limau Manis Gang Futsal, Pasar 13 Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang menjadi korban.

Kedua korban bernama Kakek Buang dan Nenek Inem kini hanya bisa menangisi nasib mereka menjadi korban begal. Sepeda motor Honda Beat BK 4674 MAZ yang dipakai untuk mencari makan tiap hari raib.

BACA JUGA..  Menhut Tutup 28 Perusahaan Tanpa Hasil Investigatif, Investor Bakal Hengkang Dari Indonesia

”Saya sudah mohon sama begal itu, kakek udah tua ini kereta buat cari botot untuk makan. Tapi begal itu tak perduli. Dia bilang yang penting kami dapet. Sini keretamu,” ucap Kakek Buang menirukan ucapan begal yang mengalungkan celurit ke lehernya, Minggu (12/10/2025).

Kakek Buang mengatakan, ia dan istrinya awalnya mau cari botot berangkat dari rumah pukul 04.30 WIB subuh. Tepat di jembatan pondok bambu yang menghubungkan Bandar Labuhan Bawah dengan Limau Manis, ia dicegat tiga orang begal bawa senjata tajam celurit dan sepeda motornya dirampas paksa.

BACA JUGA..  Kasus Korupsi Jalan Kian Menukik, Topan Ginting Hantam Chandra Dalimunte Bos Lelang PBJ Pemprovsu

”Kami mau berangkat cari botot ke Bandar Labuhan Bawah, pas lewat jembatan pondok bambu, kereta ku ditunjang dari belakang oleh tiga orang anak muda. Lherku dikalungkan celurit mereka minta kereta diserahkan, kalau tidak leherku digoroknya. Aku kayak mimpi tapi meski minta tolong mereka tetap maksa,” ucap Kakek Buang.

Kakek Buang dan istrinya Nek inem kini tampak sangat trauma akibat kejadian itu. Sejak kejadian pembegalan Kakek Buang tak berani keluar rumah ia masih trauma dengan kejadian itu.

BACA JUGA..  Warga Minta Polda Sumut Tangkap Sugimin Cs Terkait Kasus Korupsi Relokasi 132 Makam di Desa Harapan Baru

Terkait kasus ini, Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni Damanik SH saat dikonfirmasi mengatakan akan melakukan pengecekan laporan terlebih dahulu. ”Kita cek dulu ke anggota,’ ucapnya. (msp)