TAPSEL, Sumutpost.id – Warga Tapanuli Selatan (Tapsel) mengeluhkan beberapa ruas jalan provinsi yang rusak parah, dan hingga kini belum tanda rerealisasi pembangunannya.
Menanggapi keluhan warga, Bupati menyampaikan, ada sejumlah ruas jalan provinsi di Tapsel yang pernah mendapat jatah anggaran pembangunan. Diantaranya Sipirok–Arse–Saipar Dolok Hole–Aek Bilah serta Sipirok Bulu Mario–Marancar–Batang Toru Sipenggeng.
Dimana, sebelumnya juga sudah dianggarkan dalam kontrak multiyears senilai Rp126 miliar pada periode 2022–2023.
“Anggaran itu sudah masuk dalam APBD Provinsi Sumut. Namun hingga sekarang tidak ada yang dikerjakan di Tapsel. Padahal akses jalan ini sangat vital untuk konektivitas, termasuk menuju Bandara Pinangsori,” terang Bupati saat menjawab keluh kesah warga terkait jalan, saat mrnghadiri Pengajian Amalia Akbar Kecamatan Arse, di Kelurahan Arse Nauli, Minggu (28/9/2025).
Gus Irawan mengaku telah menyampaikan langsung hal tersebut kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution agar anggaran tetap dikawal, meski ada refocusing. Sayangnya, beberapa alokasi yang sempat dianggarkan melalui peraturan kepala daerah kembali hilang.
“Ini jadi kendala besar. Kabupaten tidak bisa membangun jalan provinsi, meski program pembangunan di Arse berjalan. Karena itu, saya minta dukungan semua pihak agar akses jalan strategis di Tapsel bisa segera terealisasi,” ujarnya. (msp)







